Tuesday, December 27, 2011

Choose it!

BLACK OR WHITE, THERE'S NO GREY!

Tuesday, December 20, 2011

2 tahun tak terlupakan




Bandung,
Entah kenapa baru sekarang aku merasakan
Kota berjuluk paris van java itu memberiku begitu banyak kenangan
Udara yang sejuk, pegunungan, serta pepohonan
Perbedaan bahasa, musik, adat, tradisi dan kesenian
Semua terasa asing namun begitu nyaman
Dago dan sekitarnya, jika mereka punya ucapan
Pasti mereka katakan akulah bagian dari kenangan
Cerita  seorang anak perantauan
Yang datang dari kota seberang
Bukan untuk cari senang, melainkan untuk berjuang
Gemerlapnya kota, ramainya hiburan serta pusat perbelanjaan
Tidak dapat membuatku tertegun dan tercengang
Dengan kuat ku menutup mata dan berusaha tetap menatap ke depan
Tidak perduli mereka
Mereka yang berjubah hitam dengan tanduk merah di atas kepala
Terus merayu dengan segala cara
Semua bukan berkatku, semua bukan karena ku
Namun kamu, dia, dan mereka yang selalu bersamaku
Membantuku, menopang agar aku terus maju
Kamu hatiku, dia sahabatku, dan mereka teman-temanku
Semuanya sepenggal kisah dalam hidupku
Hingga dua tahun kini terasa begitu cepat
Bahkan terlalu cepat untuk ku mengakhirinya
Dan ketika ku harus kembali
Ku bawa semua kenangan itu, bersama segala keindahannya
Kan ku jaga terus, dan takkan ku hapus
Ku percayakan waktu yang kan menjaganya
Hingga suatu saat ku kembali, ku harap semuanya masih sama
___________________________________________________________________
Dedicated:
Nihongo Kasu 09’
PAKPM Melati 2010
Semua teman2 seperjuangan di Bandung
<3



Sunday, December 18, 2011

E.G.O

Kau bilang ini bukan masalah jarak jauh saja
Kau bilang bukan pula karena tak setia
Kau juga bilang bukan sebab kita berbeda
Tapi ini tentang tiga huruf
Tiga huruf yang terus menerus membelenggu hingga selalu terjadi ketidak sinkronan antara kita
Kau bilang aku kritis
Kau bilang aku egois
Kau bilang aku sering menerobos norma-norma yang tak semestinya ku terobos
Aku diam
Kau bilang bagaimanapun wanita harus tetap pada kodratnya
Kau bilang wanita berego tinggi itu bahaya
Kau juga bilang nuraniku sering kalah dengan isi kepala
Aku tetap diam
Namun ketika kau bilang tak bisa lagi teruskan semuanya
Sungguh aku ingin bicara
Walau mulut ini sulit terbuka
Aku ingin katakan bukan itu jalan keluarnya, bukan itu penyelesaiannya
Tapi aku tetap diam
Hanya ada air mata
Ungkapan bahwa bukan itu harapku sebenarnya
Dulu,
Ketika ku tau kau tidak seperti yang ku harapkan, bagiku tak apa
Ketika ku pikir ku tak bisa membantumu, ternyata aku bisa
Ketika ku tau begitu besar sayangmu padanya, aku berlagak tak tau apa-apa
Ketika begitu sering kau curahkan kegalauan tentangnya, akupun terima
Ketika banyaknya hal yang berputar diotakmu sehingga tak ada tempat untuk namaku, aku terus usaha
Lalu ini kau sebut apa?
Hanya tuhan dan kau yang tau, apa benar aku bermakna...

Friday, December 16, 2011

Ya, namanya juga SMA


Kadang menyenangkan, kadang membosankan, kadang menyebalkan
Ya itulah suka duka ku saat ini
Menghadapi anak yang sedang dalam puncak pencarian jati diri
Selalu mencoba tiada henti
Seperti setir yang sekuat tenaga ku kemudi
Namun ia terus membelok ke kanan dan ke kiri
Jika itu maunya ya maunya
Jika itu inginnya ya inginnya
Jangankan mengubahnya mempertahankannya saja nampaknya ku tak mampu
Ya, anak SMA kini, dulupun aku merasakannya
Memang ini masanya, merasa diri paling kuat
Membodohi guru rasanya sangat hebat
Masuk selalu telat
Pulang paling cepat
Namun dulu ku merasakannya
Jadi anggaplah ini perputarannya
Merasakan apa yang dulu ku rasakan
Wahai guru, kini aku tau perasaanmu

Thursday, October 20, 2011

3 hari bareng sensei

16, 17, 18 oktober 2011

semua percakapan dibawah menggunakan bahasa jepang

sensei 1 : Endo Yumiko (P)
sensei 2 : Ohigata Katsuhiro (L)

lagi di origami resto

setelah semuanya kenyang tapi masih ngga rela buat ninggalin tempat itu (secara mahal jd ngga mau rugi)
sensei 1: anisa sebenarnya saya kenyang, tapi saya masih mau makan.
gw : yaudah sensei tdk usah terburu-buru masih banyak makanan yg belum dicoba
sensei 1: yasudah saya mau cari buah dulu ya (sambil jalan ke meja buah)
(pas balik sambil nunjukin buah yg diambil dia nanya)
sensei 1: anisa ini buah apa? bagaimana cara makannya
gw: itu namanya markisa sensei, dibelah dua aja trs langsung dimakan isinya.
sensei 1: hoo (sambil ngeja) mar-ki-sa (sambil ngebelah markisanya)
lalu ini dimakan? semuanya?
gw: (udah mulai agak males) iya sensei dimakan semuanya.
sensei 1: semuanya?
gw: (muka BT)
sensei 1: (sambil ngeliatin buahnya) ini dimasukan, lalu bijinya bagaimana?
gw: (bt langsung ngambil tu buah nyontohin makan) nah seperti ini, dimakan semua
sensei 1: kamu lucu masa ada buah bijinya dimakan, ya tidak bisa dong,
gw: ya memang begitu makannya sensei (mulai naik darah)
sensei 1: sudah ah saya malas makan ini, buahnya terlalu sedikit, banyakan bijinya
(naro itu buah di atas piring bekas makan)
gw: (dalem hati: klo gitu ngapain diambil senseeeiii >:O udah cape2 meragain)

---------------------------------------------------------------------------------------------

sensei 1: nisa, bisa kamu ajak saya ke tempat yang menyenangkan sekitar sini?
gw : maunya yang kaya gimana sensei?
sensei 1: hmm apa aja deh tp saya mau minum2 nih, kamu tau tempat minum sekitar sini?
gw : krn saya ngga minum jadi saya ngga gitu ngerti sensei tempat minum disekitar sini, tp klo sensei mau yang praktis disini banyak seven eleven ko
sensei 1: (Ngakak geli banget) kamu lucu sekali, berrcanda terus
gw: hah saya ngga bercanda sensei, di seven eleven itu banyak minuman ada bir bintang, heineken, macem-macem.
sensei 1: kamu serius? (makin ketawa geli) menurut kamu saya akan minum di seven eleven? saya minum disana dan lalu siswa saya melihat saya duduk di depan sevel sambil memegang botol bir dengan kaki diangkat? (masih ketawa)
(baru tersadar klo tawaran gue itu ternyta konyol banget)
gw: (sambil cengar-cengir) ya maap sensei kan saya ngga tau :p

semenjak kejadian itu tiap ngeliat gue dy selalu bilang "mau ke seven eleven?" siyal --___--

-------------------------------------------------------------------------------------------

sensei 1: anissa, apa kamu lapar?
gw: iya sensei tadi belum makan siang.
sensei 1: bagaimana kalau kita cari makan
gw: boleh sensei, mau makan yang kaya gimana?
sensei 1: saya apa sajalah, kamu juga kan? eh tapi apa kamu makan babi?
gw: oh ngga sensei, saya ngga makan babi.
sensei 1: oh baik kalau begitu makan apa saja yg tidak ada babinya, tp kamu cuma tidak makan babi kan?
gw: sebenernya sama anjing sih sensei
sensei 1: (NGAKAK SEGELI2NYA) kamu lucu, lagian mana ada orang makan anjing?
gw: (dlm hati: ini siapa yg bego sih sebenernya) sebenernya orang indonesia ada beberapa yang makan anjing sih sensei, biasanya di acara2 tertentu.
sensei 1: sudah ah kamu bercanda terus, saya lelah tertawa. mari kita makan (sambil ninggalin gw)
gw: (dlm hati, GW SERIUS NYONG!!) --___--

---------------------------------------------------------------------------

di dalem taksi, posisi lagi cari jalan buat balik arah

sensei 2: anissa, orang itu sedang apa?
gw: dy orang yang suka bantu2 mobil buat puter arah sensei, biar ngga macet.
sensei 2: apa dia polisi?
gw: bukan sensei orang biasa
sensei 2: wah mereka baik sekali, berjiwa besar.
(pas giliran taksi gw muter dy ngeliat si abang taksi ngasih duit ke tu pa ogah)
sensei 2: loh loh loh dia diberi uang?
gw: iya karena memang dari situ penghasilannya
sensei 2: berapa tadi dia diberi?
gw: 500rupiah sensei
sensei 2: wah setiap satu mobil memberi satu rupiah, biasanya mobil yang berputar disini berapa banyak anisa?
gw: hmm ribuan mungkin tiap harinya sensei
sensei 2: waaahh sugooii, (sambil ngitung) 500x1000= 500ribu setiap harinya? sungguh pekerjaan yang baik
(mulai deh otak bisnisya)
sensei 1: lalu kenapa bapak supir ini menjadi supir taksi tidak menjadi seperti orang itu kan uangnya banyak?
gw: ngga ngerti sensei, tanya aja sendiri (mulai males jawabinnya)
sensei 1: (dengan muka serius) kalau begitu lain kali akan saya pikirkan pekerjaan itu, mungkin dapat membantu perekonomian saya
gw: (SERIUS LOH!)




Wednesday, October 19, 2011

untukmu yang merasa sendiri karena ditinggalkan

sadarilah bahwa untuk beberapa saat engkau akan berlaku agak aneh
yaitu bahwa merasa engkau hanya sendiri di dalam hidup ini
dan bahwa dunia ini kosong dari apapun yang bisa menggembirakanmu

cobalah ingat betapa cerianya engkau dulu
sebelum dia datang dan membuatmu jatuh cinta kepadanya

bukankah dulu engkau mampu untuk hidup mandiri
dan bebas untuk bergembira dimanapun dan dengan siapapun?

apakah dia demikian hebatnya?
sampai-sampai engkau berlaku menistakan nikmat Tuhan yang amat sangat luas ini

jangan sampai engkau ditanya:
... Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (QS: Ar- Rahman 55)

jangan sampai engkau tidak mendapatkan yang tidak baik bagimu sekarang
dan membatalkan kepantasanmu untuk mendapatkan belahan jiwa yang sesuai bagimu jika engkau baik bersikap

apakah sesungguhnya engkau sedang menistakan rencana Tuhan bagi jiwa yang lebih baik?
karena engkau tak kunjung membijak kehilangan yang tidak baik

... Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?  (QS: Ar- Rahman 55)

sudah. lupakanlah dia
dulu engkau berbahagia tidak mengenalnya,
dan engkau bisa tetap berbahagia setelah pernah mengenalnya

perlakukanlah dia sebagai orang yang pernah kau cintai
seperti keikhlasanmu menerima semua kehilanganmu selama ini

pantaskah dirimu bagi belahan jiwa yang lebih baik

sesungguhnya,
keindahan yang kau dapat, sesuai dengan keindahan yang kau upayakan

-Mario Teguh-

Thursday, September 15, 2011

aku dan kata


Ketika sebagian besar dari mereka memilih untuk keluar rumah
Menikmati malam ini dengan begitu indah, menghabiskan waktu untuk melepas lelah
Seolah melarikan diri dari segala masalah
Tapi tidak denganku, aku memilih diam disini
Didalam kotak segi empat yang tidak seberapa besar
Duduk berhadapan intim dengan sebuah layar lipat
Dengan tatapan mata yang hampir tak berkedip
Dengan jari-jemari yang dengan penuh birahi menari di atas huruf-huruf romaji
Sudah lama aku menanti saat-saat seperti ini
Bercinta dengan kata, bercumbu dengan imaji
Bagai menembus batas semua terasa sunyi
Satu persatu kata masuk ke dalam kepalaku, berputar-putar di dalam otakku, hingga akhirnya berhenti dan mencekik peredaran darahku
Kata-kata itu seakan menghidupkan kembali, nyawaku yang sekian lama mati
Mati dan tak berfungsi
Kini ku mencoba menghadirkannya kembali, membiarkannya menyatu dengan hati
Berdenyut mengikuti irama nadi dan merasuk ke dalam diri
Kini aku merasakan lagi, betapa nyata gairah imaji, terhanyut dalam emosi
Ketika itu waktu terasa berhenti, seakan membiarkan otak terus mengeksplorasi
Hingga akhirnya semua tersaji, hanya inilah yang dapat ku beri
Rangkaian kata yang bertaut asa
Mewakili isi di dalam dada

Wednesday, September 14, 2011

Menunggu tidak akan membuatnya datang

Ia tidak seperti saudara, teman, ataupun kekasih
Yang begitu mencintai kita hingga akan datang tanpa kita minta
Ia juga tidak seperti jalangkung yang katanya “datang tak dijemput pulang tak diantar”
Bagiku ia sangat manja, butuh kerja keras untuk mendatangkannya
Percayalah, ia tidak akan datang sendiri, menghampiri ketika kita sedang depresi
Sepertinya ia juga tidak memiliki rasa belas kasih
Apa karena mungkin ia memang tidak diciptakan untuk itu?
Entahlah,
Sering kali ia menyakitiku, membuat hatiku terluka, menangis
Bahkan parahnya ingin mengakhiri hidup ini
Tapi apa aku benci?
TIDAK
Semakin ia menyakitiku, semakin aku mencintainya
Semakin ia menjauh, berusaha keras aku mengejarnya
Tapi apa aku bosan?
TIDAK
Tidak peduli mereka yang bilang aku keras kepala, tidak peduli mereka bilang aku memaksa
Tapi memang ia, satu-satunya yang akan ku kejar seumur hidupku
Apapun yang terjadi
Ia adalah impianku, masa depan, juga cita-citaku

Peluk salam hangat untuk ketiganya, aku membutuhkan kalian
<3 <3
You can buy everything but can you buy happiness? -Deddy Corbuzier
Apologizing doesn't mean you're right or wrong, it just means you value your relationship more than your ego. -Kami Garcia ♥ ♥
praying can make you stop doing wrong, or doing wrong can stop you from praying, Choose!!! -Revrunwisdom