Monday, May 18, 2015

Kisah si pejuang ASIP

Lagi2 bisanya nyolong waktu dikantor ;p

Menghitung hari risa di detik2 risa mau ke 6 bulan. Dan melihat stock ASIP yang alhamdulillah masih satu freezer insyaallah yakin kalau si kecil akan sukses asi eksklusif 6 bulan (yang kecolongan 3x ngasih pisangnya ga usah diitung yah please heheheh).

Di tulisan kali ini aku mau bagi cerita sedikit tentang kisah si pejuang asi. Tanpa sedikitpun mengurangi rasa takjub kepada para ibu yang stay at home ngejaga babynya seorang diri, saya sebagai ibu yang bekerja juga mau memberikan seribu jempol ke ibu2 yang bekerja namun tetap dengan kekehnya berusaha memberikan asi untuk anak tercintanya.
 
Dimulai sejak sebelum melahirkan saya udah banyak browsing2 tentang manajemen ASIP dan kisah para ibu2 pejuang asi. Sedikit banyak saya sudah tau dan ada gambaran bagaimana suka dukanya si pejuang asi. Tapi sayangnya yang saya alami tidak seindah yang ada di tulisan atau di blog2 para ibu2 yang saya baca. Pelajaran yang saya petik, jangan lihat hasilnya, kita juga perlu tau prosesnya, banyaknya foto2 di instagram yang memajang asip beku yang penuh didalam kulkas freezer milik para ibu2 membuat saya berpikir dan mengganggap itu semua mudah dan semua ibu akan mampu mendapatkan hal yang sama.

Sampai usia 3 bulan baby risa masih menyusu langsung dari saya, dan sejak usianya menginjak satu setengah bulan itu saya berusaha sebisa mungkin atau bisa dibilang memaksakan diri untuk bisa mulai rutin memompa asi disela2 ketika baby risa tidur, karena semenjak baby risa sudah bisa menyusu langsung di bulan pertama saya jadi keenakan dan lupa kalau saya punya kewajiban untuk "menabung" untuk nantinya ketika saya harus kembali kerja dan meninggalkan si kecil nantinya. Banyak dari artikel yang saya baca juga katanya semakin banyak asi dikeluarkan sama dengan jumlah asi yang nantinya akan re-produksi. Bermodalkan dari bacaan itu saya mulai mencoba, karena jadwal menyusu baby risa baru mulai teratur diusianya menginjak satu setengah bulan saat itu maka baru saat itu juga saya bisa "menabung" asi.

Setiap hari baby risa menyusu kurang lebih 10x dengan durasi kurang lebih 20 menit, namun saat itu saya merasa produksi asi saya belum berlebih sehingga saya masih ketakutan kalau saya paksakan memompa maka jatah asi untuk si kecil bisa berkurang.

Saya putar otak, saya coba memompa setelah menyusui jadi seberapapun asi yang saya dapat setidaknya baby risa sudah dalam keadaan kenyang, jadi saya tidak terlalu merasa bersalah jika memompa terlebih dahulu dan keadaan payudara mengempis asumsi saya susu yang dia dapat akan sedikit (sekali lagi ini asumsi pribadi).

Ini stock asip pertama saya,


Awalnya sedih sih karena masih sedikit banget..

Tapi 40 hari menjelang masuk kerja saya sukses memompa 2x sehari, siang 80cc dan malam biasanya 100-120cc 20 hari berlalu saya sukses mengumpulkan kurang lebih 40 botol, saat itu saya masih menggunakan freezer yang ada dirumah, saya masukan saya tumpuk2 dan kondisinya juga masih berantakan. Entah bagaimana percaya diri saya begitu tinggi, saya yakin jumlah stock asi saya bisa lebih banyak lagi kalau baru 20 hari saja saya bisa mengumpulkan sebanyak ini.

Pertengahan februari saya memutuskan menyewa freezer khusus asi, isinya terdiri dari 4 rak begitu juga dipinggiran pintunya, dengan kapasitas banyak dan memang satu kulkas ini khusus untuk menyimpan asi jadi saya juga merasa aman asi saya tidak perlu sebelahan dengan daging2 atau ayam ataupun makanan beku & amis yg lainnya (krn katanya tidak boleh dicampur dengan makanan yang berbau amis)

Dan ini hasilnya alhamdulillah sudah lumayan banyak:


Namun ternyata perjuangan tidak semudah itu di menjelang masuk kerja entah bagaimana asi saya tidak keluar banyak, ada bejolan di payudara yang keras dan bila dipegang sakitnya luar biasa. Banyak orang bilang itu asi yang menggumpal dipayudara harus dipijat, dikompres, diuyek dan macam2 lah pokonya. Tapi masih ngga keluar juga, coba kedokter malah dipencet2 sama dokternya, sakitnya pake banget. Segala macem diusahain dan taunya 4-5 hari kedepan dia ilang sendiri. KZL

Singkat cerita saya siap untuk masuk kerja seminggu menjelang masuk kerja saya mulai membuka2 kado yang isinya peralatan perang untuk ASIP, alhamdulillah semua barang2 kebutuhan saya jarang yang beli, semuanya pemberian dari bu oci (ada manager mkt di kantor) yang kebetulan juga sama2 abis periodnya mompa asi dikantor, mulai dari gabag cooler bag, ice gel (yang udah ada didalamnya) alhamdulillah & botol2 asi kaca yang turunan dari istri bosnya suami.

Hari H masuk kantor, untuk pertama kalinya saya ngantor udah kaya mau pulang kampung, bawaannya banyak hahahah, yah gitu deh ibu2 perintilannya banyak. Di hari pertama masuk kerja saya langsung ijin ke atasan saya (yang kebetulan orang jepang) jadi saya agak kurang tau apa dia familiar dengan aktifitas memompa asi di jam kerja seperti ini, ditambah atasan saya ini bukan orang lama, terhitung baru dia di Indonesia, dengan bermodalkan penjelasan singkat alhamdulillah beliau mengerti dan mengijinkan saya mendapatkan waktu untuk memompa di sela2 jam bekerja. Awalnya saya ijin 3x dalam sehari di jam 9, jam 1 dan jam 4, dan beliau mengiyakan. Karena kantor saya juga bukan kantor pemerintah yang menyediakan fasilitas super lengkap sampai ada ruangan untuk memompa asi akhirnya saya menyiasati untuk mencari ruangan yang sepi tidak dimasuki banyak orang dan harus ada colokannya (karena alat pompa asi saya elektrik), yap ruang server. Hanya itu yang paling memungkinkan dikantor saya. Ruang server atau sering disebut ruang IT adalah ruangan yang harus steril dari orang2, tidak sembarang orang boleh masuk karena pastinya segala jaringan dan database ada disana. Itu sangat mendukung untuk saya memompa asi.

Biasanya dalam satu kali memompa asi saya bisa menghabiskan 40 menit s/d 1 jam, jadi kurang lebih dalam satu hari saya 2 jam menghilang dari meja saya, di kantor kebetulan posisi saya sebagai sekretaris staff jepang yang mana para jepang2 itu kalau butuh apa2 pasti carinya saya dulu, yaa alhasil kadang suka ketar ketir kalau lagi mompa trus ada yang nyariin perlu apa2 malah jadinya ngga konsen dan mompanya jadi ngga maksimal. Ditambah karena setelah asi dipompa saya ngga bisa langsung masukin freezer tapi masukin ke kulkas biasa dulu (karena dikantor freezer tidak terlalu dingin jadi saya agak khawatir). Pulang kerumah asi dibawa pake cooler bag dari gabag, didalem cooler bag saya masukin ice gel atau ice box, tapi jadinya abis pulang kerja saya ngga bisa mampir2 ngeluyur atau kemana2 dulu, mesti langsung pulang karena jarak kantor rumah aja kalo pulang udah hampir 1,5 jam. Yaa walaupun sebenrnya ice gel bisa tahan sampe 6 jam sih, tapi kadang suka ga tenang sendiri aja.

Namun seiring dengan berjalannya waktu, dengan kesibukan dan yang terlebih rasa malas membuat saya tanpa sadar mengurangi waktu memompa saya dikantor (boong banget tanpa sadar). Ya, jadi hanya 2x sehari. Pas saya posting tentang perubahan jam memompa saya dikantor di social media lalu biasa deh banyak ibu2 yang komen "ko cuma 2x, paksain dong 3x nanti produksinya berkurang loh, emang ga dibolehin sama perusahaannya ya, kan harusnya perusahaan memberi ijin untuk kasih waktu untuk ibu baru untuk bisa memompa asi 3x sehari, dan sebagainya dan sebagainya" tapi sayangnya kuping saya kali ini sudah terlanjur bebel, udah kenyang sama omongan sama masukan orang yang "maaf" tidak sesuai dengan keadaan atau kondisi saya.

Kesimpulannya saya memompa asi 2x sehari jam 11 dan jam 4. Ya benar, jelas kuantitasnya tidak sebanyak ketika saya memompa 3x sehari. Kalau biasanya bisa dapat 5 botol asi sehari kalau 2x memompa cuma bisa bawa 3 botol sehari. Ya sudahlah itu juga sudah mampu menutupi kebutuhan asi si kecil, walau tidak berlebih. Tapi hari demi hari alhamdulillah asi yang terkumpul semakin banyak, padahal setiap hari cuma mompa 3x, siang jam 11, sore jam 4 dan malam jam 2 atau jam 3. Mompa dimalam hari itu banyak banget loh godaannya, ya ngantuklah ya maleslah, ya berat lah, macem2 deh tapi katanya produksi asi dimalam hari jauh lebih berlimpah dibandingkan pagi sampai sore hari jadi sayang kalau ngga dipompa.

Singkat cerita di usia baby risa yang ke 5 bulan dan sewa freezer juga sudah masuk bulan ke 3, suami menyarankan untuk berhenti sewa freezer karena mungkin kalau sewa akan berlangsung lama (ceritanya percaya diri asi eksklusif 2 tahun wkwkwk) dan kami memutuskan membeli beli freezer yang lebih besar karena memang sudah mulai penuh yay!











Sedikit tips untuk para buibu yang lagi berjuang buat koleksi asip untuk sikecil:

- Pastikan hati selalu happy, jangan stress (para ayah pasti ngga akan percaya power of happiness itu sangat berpengaruh terhadap kuantitas asi yang diperoleh, tapi ya begitu kenyataannya)
- Memompa asi yang rutin (kalau bisa dijam yang sama, sehingga tubuh memberikan sinyal untuk memproduksi lebih dijam2 tersebut, katanya sih gitu, tapi bener)
- Makan & minum yang banyak (sebenernya ngga perlu maksain buat makan banyak sih, tiap abis nyusuin atau mompa asi kita pasti laper & haus sendiri ko, jadi pasti mau ngga mau jadi makan banyak heheh)
- Biasanya asi baru akan stabil di bulan2 ke 3 atau ke 4 (tiap ibu beda2 sih) kalau saya dibulan ke 4 baru stabil, jadi sampai bulan ke 3 menjelang 4 saya terus mengkonsumsi asi booster, yang saya minum itu kapsul hulbah dan breast milk honey, alhamdulillah jadi terasa lebih banyak

Sedikit info untuk ibu2 yang butuh gambaran tentang management asip:

- Semua peralatan memompa baik dari breast pump, botol kaca asi, plastik asi harus berada dalam keadaan bersih sebelum digunakan, cuci dengan sabun dan sebaiknya disterilkan atau direndam di air panas terlebih dahulu
- Asi yang diletakkan di kulkas biasa  mampu bertahan sampai 7 hari, asi yang diletakkan difreezer yang ada didalam kulkas bertahan selama 1 bulan sementara asi yang diletakan di freezer satu pintu dapat bertahan 3 bulan
- Asip yang sudah beku sebaiknya tidak langsung dipanaskan, jika untuk diminum esok hari sebaiknya dari malam harinya sudah diletakkan di kulkas biasa agar besok ketika ingin dikonsumsi asip tsb sudah mencair
- Asip cair dari botol yang dingin tidak boleh direbus agar panas, tidak boleh diletakan diatas kompor, untuk menghangatkannya hanya perlu diletakan diatas air hangat
- Asip beku yang sudah cair tidak dapat dibekukan kembali
- Asip beku yang sudah cair harus diminum dalam waktu tidak lebih dari 24 jam
- Asip yang sudah hangat dan siap minum juga tidak dapat didinginkan kembali untuk disimpan
- Asip sebaiknya disimpan sesuai dengan takaran minum si kecil, agar bisa habis satu kali minum
- Labeli semua asip yang akan distorage (beri nomor, tanggal, jam dan brp ml) agar bisa tau kapan masa kadaluarsa asip tersebut
- Sebaiknya tidak meletakan asip dibagian pintu freezer karena suhunya mudah berubah (namun kalo saya pribadi karena kondisi kulkas yang kepenuhan memaksa saya meletakan itu dipintu, dan untuk asip yang diletakan dipintu sebaiknya dikeluarkan lebih dulu)

Tambahan tips buat buibu yang kerja dan ninggalin anaknya dirumah dengan mbak atau dengan orang tua:

Management asip ini pada dasarnya susah2 gampang, kalau dibilang susah ngga juga, tapi dibilang gampang ngga juga, karena asi itu sendiri mengandung banyak sel dan cairan hidup, mereka bilang kandungan terbesarnya adalah darah jadi salah2 penyajiannya makan kandungannya bisa hilang kan jadinya sayang. Jadi sebaiknya:
- Ajarkan si pengasuh bayi (entah si mbak atau orang tua) cara menyajikan asip yang benar
- Untuk bayi dibawah 3 bulan sebaiknya jangan dulu diberikan asip dari dot melainkan dengan cup feeder atau alat lainnya, karena dot takut menyebabkan bayi terlena dan malas menyusu langsung. Tapi untuk bayi diatas 3 bulan mereka biasanya sudah bisa membedakan mana dot dan mana puting jadi biasanya sudah tidak ada masalah

Jadi ibu itu menyenangkan, memang tidak sepenuhnya happy, bahkan bisa dibilang kebanyakan sulitnya dibanding senangnya, tapi percaya deh, nanti ketika anak kita udah 2 tahun ketika ga ada lagi nenen ga ada lagi mpasi kita pasti bakal kangen banget masa2 ini.
Mudah2an saya bisa memanfaatkan moment ini dengan sebaik2nya ya, biar ga nyesel nantinya.

Happy mommy happy family ;)



No comments:

Post a Comment

You can buy everything but can you buy happiness? -Deddy Corbuzier
Apologizing doesn't mean you're right or wrong, it just means you value your relationship more than your ego. -Kami Garcia ♥ ♥
praying can make you stop doing wrong, or doing wrong can stop you from praying, Choose!!! -Revrunwisdom