When a dream, travelling and learning become one!
31st Oct - 5 Nov 2012 - Fessa Novi S, Anastasia Dewi, Dina Yulia, Kaifa Nur Untsa, Zainal Fahmi
Thanks for the amazing journey, thanks for the time, thanks for become a good team, thanks for every moments we spend together. I Love you more than much :)
Mungkin agak sedikit terlambat karena baru sempat untuk berbagi cerita di blog ini, tapi yaa sebelum semua euforia, cerita dan segala isinya pergi dan hilang dari kepala ini lebih baik diabadikan dulu saja.
Lebih dari 3 kali pertemuan yang kita buat untuk mempersiapkan perjalanan yang bagi kita mungkin akan jadi sangat berat, bahkan menurutku persiapan ini sungguh sangat berlebihan (setelah mengetahui bagaimana sebenarnya medan), tapi aku senang, pertemuan-pertemuan itu membuat kita agak percaya diri ketika menginjakan kaki disana. Ok, lets say it is backpacker not travelling, karena membawa uang seadanya (aku loh ya, yg lain sih ngga) haha.
31 OCT 2012, pagi-pagi sekali kita sudah sampai bandara, semangat 45, ngga bisa tidur semaleman (macam anak-anak SD yang besoknya mau pergi study tour). aku ngga tau bagaimana yang lain, yang jelas aku grogi, mau ketemu jepang itu rasanya lebih deg-degan dari pada ketemu calon mertua yang killernya melebihi anjing penjaga. Ketemuan di bandara, semuanya sumringah! sungguh ngga pernah seseneng ini. Ngga pake basa -basi langsung ke Malay karena pesawat kita transit disana, ngga sekali mengumpat kenapa mesti ke malay dulu sih, lama pula 5 jam disana ngga jelas mau apa. Buat gw makanannya ngga ada yang enak, bandaranya hmm lumayan sih tapi terlalu crowded saat itu jadi agak kurang nyaman, yaa tapi sedikit terampuni dengan wifi yang berkecepatan tinggi ;) yaah sempet jepret2 dikit sih -->
Ngga lama langsung cuss Haneda, sampe pesawat langsung taro tas di seat trus aku ke toilet, ceritanya aku mba dewi sama mas fessa satu deret bertiga, jadi mas fessa ngeliat tas aku udh nangkring di seat pojokan dia ikutan aja duduk disitu, aku balik dari toilet tau2nya udah ada yg ngotot2an sama bule berebut bangku hahaha, tau2nya aku salah naro tas di row 27 sementara kita row 26 *ngakak* sebelum diamuk mas fessa seperti biasa aku pasang muka innocent :p abis itu belom bisa langsung seneng karena harus membusuk di dalam pesawat selama 7 jam, ngga tau mau ngapain, seat misah-misah, meski dapet window ngeliat keluar yang ada cuma hitam, kelam, sehitam perasaanku saat itu (eaa, colongan dikit!). tidur bangun tidur bangun makan ngobrol tapi ngga kunjung sampai. tsumaranai naa~ (pake bahasa jepang dikit biar lebih berasa jepang2annya :p). Ngga lama lagi bengong sambil nghayal di kasih tau mas fessa kalo tampak secercah harapan karena dia liat lampu kedap kedip dibawah (tanda ketinggian mulai berkurang, berarti udah mau sampe) haha bener kaya mau ketemu calon mertua yang judesnya kaya pemain antagonis di sinetron. Aku deg-degaaannnn, aaahhhh, berdebar-debaaarrr, senaaanggg, takuuuttt. Sampe pesawat landing aku masih tampar-tampar pipi, Thanks God I think this is will only exist in my dream, but you realize it. I'm so grateful. Sampe HANEDA INTL AIRPORT (dicapslock sm dibold biar lebih keliatan jepangnya) udah jam 11an waktu jepang
Ngga bisa langsung kemana-mana krn udah ngga ada transport, dan karena kebetulan waktu sampenya kita di Jepang bertepatan sama Halloween jadi kebetulan di Haneda disediain properti seputar halloween gt, kostum, aksesoris, topi, boneka labu (ngga tau namanya) dan dikasih snack asli jepang gt, seneng deh dan as usual yaa indonesia jin hahaha, Nih --->
Abis puas foto-foto sana sini, trus plus foto-fotoin toiletnya yang terlalu canggih haha, kebanyakan tombol malah jadi bikin bingung. Nih -->
Ngga lama kita dinner dulu di airport (dinner sisa-sisa bekal dari indo haha) abis kenyang trus? yaa tau lah ya penyakit bawaan, ngantuk dan dilanjut dengan bobo-bobo cantik dibandara (jangan pernah bayangin bandaranya kaya indo, cih!). saking asoynya airport itu, sepi, bangku-bangku empuk, dingin, hmm tidurlah nyenyak semua disana, sampe ada suara2 misterius dari deretan bangku depan, sempat aku telusuri sih sumber suaranya dari mana, tau2nya dari mulut mba dewi yang luar biasa kreatif! *nahan ketawa*. Tidur manis dulu yaa ~ continue to the next chapter ;)
Wednesday, November 14, 2012
Friday, August 17, 2012
No even goal in Ramadhan 1433H :(
Ramadhan kali ini sangat jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
Bukan karena Idul Fitri tahun ini akan bertepatan dengan hari ulang tahunku, tapi karena seberapa merugi aku ketika tidak mendapatkan hubungan terbaik dengan penciptaku. Tahun ini aku tidak dipertemukan dengan pembuka ramadhan, dikala semua orang menyambutnya dengan riang, bahagia, penuh berkah, sementara aku melewatkannya begitu saja. Karena rutinitas wanita aku tidak bisa tarawih, tidak sahur juga tidak puasa. Tidak ada keindahan yang dapat aku rasakan. Sedih memang..
Namun ketika kesempatan sudah datang, mengijinkanku ikut mencicipi betapa indah dan syahdunya ramadhan, ketika itu juga kesibukanku menarikku, menaruh jarak yang cukup renggang sementara aku ingin lebih dekat. Sayang, ketika dibulan yang menganjurkan kita untuk dapat berbuat lebih, namun aku tak bisa. Aku tidak ingin menyalahkan pekerjaanku karena ia juga prioritasku, tapi ketika aku tau ia membuatku cukup tidak adil sementara diluar bulan ini segala waktu sudah aku curahkan padanya. Aku benci!
Kini habis sudah waktuku untuknya, aku berharap di sisa waktu yang tinggal beberapa hari menuju hari kemenangan ini aku bisa menebus segala ketertinggalanku yang sudah sangat jauh dari targetku. Tapi apa, lagi-lagi rutinitas itu datang diwaktu yang sangat tidak aku harapkan, bodohnya itu membuatku sempat berburuk sangka, apa Allah tidak sayang, atau Allah memang tidak ingin dekat, atau mungkin aku yang tidak layak dekat?!?
Aku hanya bisa menyesali, melihat kebelakang dengan waktu yang jelas tidak dapat diulang.
Selamat tinggal Ramadhan, maaf aku belum bisa menggapaimu erat, katakanlah aku adalah orang yang merugi. Melewatkan waktu terpenting yang belum tentu aku dapatkan lagi. Semoga Allah beri aku kesempatan di tahun depan. Sungguh aku ingin menang.
Bukan karena Idul Fitri tahun ini akan bertepatan dengan hari ulang tahunku, tapi karena seberapa merugi aku ketika tidak mendapatkan hubungan terbaik dengan penciptaku. Tahun ini aku tidak dipertemukan dengan pembuka ramadhan, dikala semua orang menyambutnya dengan riang, bahagia, penuh berkah, sementara aku melewatkannya begitu saja. Karena rutinitas wanita aku tidak bisa tarawih, tidak sahur juga tidak puasa. Tidak ada keindahan yang dapat aku rasakan. Sedih memang..
Namun ketika kesempatan sudah datang, mengijinkanku ikut mencicipi betapa indah dan syahdunya ramadhan, ketika itu juga kesibukanku menarikku, menaruh jarak yang cukup renggang sementara aku ingin lebih dekat. Sayang, ketika dibulan yang menganjurkan kita untuk dapat berbuat lebih, namun aku tak bisa. Aku tidak ingin menyalahkan pekerjaanku karena ia juga prioritasku, tapi ketika aku tau ia membuatku cukup tidak adil sementara diluar bulan ini segala waktu sudah aku curahkan padanya. Aku benci!
Kini habis sudah waktuku untuknya, aku berharap di sisa waktu yang tinggal beberapa hari menuju hari kemenangan ini aku bisa menebus segala ketertinggalanku yang sudah sangat jauh dari targetku. Tapi apa, lagi-lagi rutinitas itu datang diwaktu yang sangat tidak aku harapkan, bodohnya itu membuatku sempat berburuk sangka, apa Allah tidak sayang, atau Allah memang tidak ingin dekat, atau mungkin aku yang tidak layak dekat?!?
Aku hanya bisa menyesali, melihat kebelakang dengan waktu yang jelas tidak dapat diulang.
Selamat tinggal Ramadhan, maaf aku belum bisa menggapaimu erat, katakanlah aku adalah orang yang merugi. Melewatkan waktu terpenting yang belum tentu aku dapatkan lagi. Semoga Allah beri aku kesempatan di tahun depan. Sungguh aku ingin menang.
رَغِمَ
أَنْفُ رَجُلٍ ذُكِرْتُ عِنْدَهُ فَلَمْ يُصَلِّ عَلَيَّ وَرَغِمَ أَنْفُ
رَجُلٍ دَخَلَ عَلَيْهِ رَمَضَانُ ثُمَّ انْسَلَخَ قَبْلَ أَنْ يُغْفَرَ
لَهُ وَرَغِمَ أَنْفُ رَجُلٍ أَدْرَكَ عِنْدَهُ أَبَوَاهُ الْكِبَرَ فَلَمْ
يُدْخِلاَهُ الْجَنَّةَ.
“Merugilah orang yang namaku disebut disisinya lalu ia tidak
membaca shalawat kepadaku, merugilah orang yang memasuki Ramadhan,
kemudian Ramadhan pergi sementara dosa-dosanya belum terampuni, dan
merugilah orang yang kedua orangtuanya berumur tua di sisinya, lalu
keduanya tidak menyebabkannya masuk surga.” (HR. Tirmidzi; hadits hasan-shahih)Saturday, June 23, 2012
Friday, June 15, 2012
I'm a dreamer :)
It's so delightful if we can set what we'll be, where we will go, to whom we may love and be loved... its a very pleasure if we can arrange and set up everything in our own life, without regret, with no drama, and hurt.
If the life is be like a sleep, we can arrange and set up every single plot without getting trapped in our own dream.
Ya life is like a dream, so short!
but everybody need to have lists, as a target to achieve our own #lifegoals
And here's my #lifegoals
#the part where I can finish my study on time
#the part where I can get a Job which related with Japanese
#the part where I can touch tokyo tower and climb fujiyama before 24th yo
#the part where I can continue my study and go the Master degree
#the part where I can meet the right man for my future
#the part where I can marry him before 25 yo
#the part where I can be a good wife, a care mommy, and a great career women at the same time
#the part where I can reach all my goal before 30 years old
#the part where I can leave all my job and focus to take care my family
#the part where I can go to Jeddah to finish my business with God
#the part where I can go die with all happiness and make my parents proud of me
Tuesday, May 15, 2012
SATURATE
SATURATE...
hmm let's flashback to 8 years ago, entah sampe sekarang gw ngga ngerti kenapa gw ngga pernah tau apa artinya SATURATE, kenapa harus ada nama SATURATE, siapa yang mempelopori, dan dari mana dapetnya. tapi anehnya gw juga ngga pernah (mau) cari tau jawabannya, bukan karena malas, bukan juga karena ngga peduli,
Yah karena buat gw bukan itu yang terpenting.
SATURATE...hmm i have my own definition about SATURATE diluar dari arti SATURATE yang dimaksud si pencetus itu.
Buat gw :
SATURATE tuh sekelompok / seonggok manusia mamalia yang agak kasat mata, unik, aneh, ajaib, luar biasa, gimana ngga, ada yang badannya gede kaya buntelan cucian kotor, ada yang jidatnya lebar bisa buat landasan pesawat sukhoi, ada yang item kaya pantat panci, ada yang unyu tapi kaya gembel, ada yang tingginya kaya tiang listrik (silahkan tebak sendiri kalian yang mana) :p
SATURATE tuh sekumpulan umat manusia yang 'awalnya' dari teman SMA tepatnya kelas 1.6 tapi seiring berjalannya waktu banyak juga sejawat yang ikut gabung jadi keluarga SATURATE, let's say Silvi, Moro, Jaki, Shaq, Kemal, Awan dan mungkin masih banyak yg lainnya yang ga bisa disebutin satu2..
SATURATE tuh has very great guys, seriously.. mungkin juga karena gw ngerasa anak bawang (a.k.a paling bungsu) dibanding mereka2 itu gw sering nganggep mereka kaya abang2 gw, that's why tiap ketemu mereka gw selalu cium tangan, honestly feel very safe and comfortable kalo udah jalan sama si lanang2 ini..
SATURATE juga bukan cuma sekedar sekumpulan orang, tapi buat gw mereka udah jadi keluarga, kalo diibaratin film2 china jaman dulu mungkin kita kaya kaya film sun go kong atau film yoko kali yah, ada kaka pertama, kaka kedua, kaka ketiga, adik bungsu dan sebagainya dan sebagainya..
SATURATE hmm apa lagi ya, oh yang jelas SATURATE adalah sesuatu yang udah ngisi hari2 gw selama 8 tahun kebelakang (eh bentar lagi 9 tahun kayanya), sempet kepikiran nanti kalo udah pada bener2 sibuk kerja, atau bahkan nikah masih bisa ngga ya kita tetep ngejaga keadaan persis kaya 8 tahun kebelakang..
SATURATE yang gw tau punya banyak banget hal yang ga bisa dilupain (kata-kata gw yang ini agak ga enak, sorry ngga nemu kata2 yang pas) maksud gw kita udah ngelewatin buanyyaakkk banget hal2 seru, nyenengin, nyebelin, ngebingungin, ya harus jujur semuanya emang ga seindah yang gw tulis disini (karena waktu nulis ini, keadaan hati gw lagi baik). Ga sekali dua kali gw juga pernah berantem sama makhluk2 itu, tapi emang dasar SATURATE, sekesel2nya segondok2nya seemosi2nya kalo udah ketemu ya udah melting lagi deh gw..
Aduh kalo dijabarin semua gw rasa ga bakal cukup sehari semalem buat gw nyeritain tentang SATURATE, yang jelas thank you guys for being a part of my life, you guys are the best, theres no body can change it, ILU <3

hmm let's flashback to 8 years ago, entah sampe sekarang gw ngga ngerti kenapa gw ngga pernah tau apa artinya SATURATE, kenapa harus ada nama SATURATE, siapa yang mempelopori, dan dari mana dapetnya. tapi anehnya gw juga ngga pernah (mau) cari tau jawabannya, bukan karena malas, bukan juga karena ngga peduli,
Yah karena buat gw bukan itu yang terpenting.
SATURATE...hmm i have my own definition about SATURATE diluar dari arti SATURATE yang dimaksud si pencetus itu.
Buat gw :
SATURATE tuh sekelompok / seonggok manusia mamalia yang agak kasat mata, unik, aneh, ajaib, luar biasa, gimana ngga, ada yang badannya gede kaya buntelan cucian kotor, ada yang jidatnya lebar bisa buat landasan pesawat sukhoi, ada yang item kaya pantat panci, ada yang unyu tapi kaya gembel, ada yang tingginya kaya tiang listrik (silahkan tebak sendiri kalian yang mana) :p
SATURATE tuh sekumpulan umat manusia yang 'awalnya' dari teman SMA tepatnya kelas 1.6 tapi seiring berjalannya waktu banyak juga sejawat yang ikut gabung jadi keluarga SATURATE, let's say Silvi, Moro, Jaki, Shaq, Kemal, Awan dan mungkin masih banyak yg lainnya yang ga bisa disebutin satu2..
SATURATE tuh has very great guys, seriously.. mungkin juga karena gw ngerasa anak bawang (a.k.a paling bungsu) dibanding mereka2 itu gw sering nganggep mereka kaya abang2 gw, that's why tiap ketemu mereka gw selalu cium tangan, honestly feel very safe and comfortable kalo udah jalan sama si lanang2 ini..
SATURATE juga bukan cuma sekedar sekumpulan orang, tapi buat gw mereka udah jadi keluarga, kalo diibaratin film2 china jaman dulu mungkin kita kaya kaya film sun go kong atau film yoko kali yah, ada kaka pertama, kaka kedua, kaka ketiga, adik bungsu dan sebagainya dan sebagainya..
SATURATE hmm apa lagi ya, oh yang jelas SATURATE adalah sesuatu yang udah ngisi hari2 gw selama 8 tahun kebelakang (eh bentar lagi 9 tahun kayanya), sempet kepikiran nanti kalo udah pada bener2 sibuk kerja, atau bahkan nikah masih bisa ngga ya kita tetep ngejaga keadaan persis kaya 8 tahun kebelakang..
SATURATE yang gw tau punya banyak banget hal yang ga bisa dilupain (kata-kata gw yang ini agak ga enak, sorry ngga nemu kata2 yang pas) maksud gw kita udah ngelewatin buanyyaakkk banget hal2 seru, nyenengin, nyebelin, ngebingungin, ya harus jujur semuanya emang ga seindah yang gw tulis disini (karena waktu nulis ini, keadaan hati gw lagi baik). Ga sekali dua kali gw juga pernah berantem sama makhluk2 itu, tapi emang dasar SATURATE, sekesel2nya segondok2nya seemosi2nya kalo udah ketemu ya udah melting lagi deh gw..
Aduh kalo dijabarin semua gw rasa ga bakal cukup sehari semalem buat gw nyeritain tentang SATURATE, yang jelas thank you guys for being a part of my life, you guys are the best, theres no body can change it, ILU <3

Friday, May 4, 2012
6 hari di Pelni
semoga tidak ada kelanjutannya, cukup ini jadi yang pertama dan terakhir.
dulu setiap ada perbincangan ringan dengan teman atau siapapun mengenai rumah sakit atau masuk rumah sakit aku selalu dengan rasa syukur mengatakan "alhamdulillah hingga detik ini nisa belum dan jangan sampe masuk rumah sakit" meski selalu aku bubuhkan kata alhamdulllah di depannya, namun tetap saja, kini kata-kata itu tidak berlaku lagi, tidak dapat digunakan lagi :(
ya 6 hari aku menghabiskan hari-hariku disana, jenuh, sakit, bosan, campur aduk rasanya, badan yang bagai tak bertulang lemas tak terkira, makanan yang luar biasa tidak enak, banyaknya obat yang harus aku minum secara bersamaan, suntik dan ambil darah sudah jadi makanan sehari-hari, tusuk sana tusuk sini, demi Tuhan itu sangat menyakitkan. Mungkin juga karena ini bukan hari pertama, bukan juga kedua, ini sudah menginjak tiga minggu, betul ini minggu ketiga aku sakit tipes setelah awal bulan april lalu 2 minggu aku juga terbaring lemah tak berdaya, hanya saja saat itu aku belum separah ini sehingga dirawat dirumah nampaknya masih memungkinkan.
hari pertama dan kedua aku dirawat sahabatku maisyah yang kebetulan mantan perawat di rumah sakit itu, bersyukur bukan main punya teman yang sangat mengerti mengenai kesehatan, obat-obatan, juga mengerti betul bagaimana menangani pasien, selama dua hari ia yang mengurusku, menangani obat-obatanku, makanku, hingga memandikanku, dalam hal ini dia punya asisten dadakan yang secara tidak sengaja juga beralih profesi menjadi suster selama seharian, ya dia putri yang juga sahabatku sejak kita SMA dulu. Selain itu ada mama yang setiap hari menjagaku, menginap dirumah sakit, meski agak khawatir dengan keadaan fisiknya yang setiap hari harus bulak balik rumah-rumah sakit namun aku percayakan semua padanya, yang melegakan adalah ia begitu siap sedia, membawa peralatan perangnya sejak hari pertama untuk beberapa hari kedepan menungguku di sana, karpet, kasur kecil, selimut, hingga bantal sehingga aku tidak terlalu khawatir jika ia berhari-hari harus tidur dibawah sementara aku tidur dikasur. papa yang meski setiap hari tetap bekerja, selama beberapa hari rutin datang disetiap waktu ia pulang kerja karena kebetulan posisi rumah sakit berada di antara rute kantor-rumah, tapi papa dia luar biasa, dia tiada duanya, karena tanpa dia mungkin aku tidak bisa keluar dari rumah sakit (paham lah yaa) :p
tante2, om, saudara, teman papa, teman kantor, teman kampus, teman sekolah, sampai ibu-ibu se RT mereka semua semangatku, dengan datang menjenguk, memberi sedikit banyak wejangan, hingga pulang dan mengatakan "lekas sembuh ya nissa" itu semua terasa seperti energi. Membuatku terasa lebih semangat. Doa kecil yang diucapnya satu, dua, lima, sepuluh, dua puluh, tiga puluh semakin banyak orang yang mengatakan itu, mustahil jika Allah tidak dengar, terbukti hingga aku menulis ini aku sudah bisa duduk, bisa jalan-jalan walau hanya seputaran rumah, bisa bulak balik ke kamar mandi sendiri, bisa makan sendiri (krn tdk diawasi yaa colek2 sambel dikit bisalah). genap sudah satu bulan (4 minggu) aku berada dalam ketidak berdayaanku. namun kini sekarang keadaanku sudah sangat membaik, walau belum 100% pulih. Begitu banyak janji yang aku ucapkan ketika aku sakit saat itu, ketakutanku akan sesuatu mengalahkan keyakinanku akan kebesaranNya, kini Dia telah mengabulkan doaku, meski semuanya bertahap, tinggal bagaimana aku melunasi semua janji-janjiku.
Dan kini aku yakin betul, segala suratan ini memang sengaja dituliskannya untuk menyentil seorang anak perempuan nakal yang sedang kufur nikmat, yang tidak sadar akan segala kebaikan dan keindahan yang telah diberikannya. yang sedang terbuai dengan segala kesibukan dunia.
Kini aku kembali Ya Allah, kembali mencoba masuk ke jalan setelah sekian lama berada diluar garis, kembali berusaha berjalan lurus setelah menjalani jalan yang berkelok. kembali mendekat setelah sekian lama jauh, aku kembali...
Terimakasih atas sayangMu yang begitu besar, aku kembali...
dulu setiap ada perbincangan ringan dengan teman atau siapapun mengenai rumah sakit atau masuk rumah sakit aku selalu dengan rasa syukur mengatakan "alhamdulillah hingga detik ini nisa belum dan jangan sampe masuk rumah sakit" meski selalu aku bubuhkan kata alhamdulllah di depannya, namun tetap saja, kini kata-kata itu tidak berlaku lagi, tidak dapat digunakan lagi :(
ya 6 hari aku menghabiskan hari-hariku disana, jenuh, sakit, bosan, campur aduk rasanya, badan yang bagai tak bertulang lemas tak terkira, makanan yang luar biasa tidak enak, banyaknya obat yang harus aku minum secara bersamaan, suntik dan ambil darah sudah jadi makanan sehari-hari, tusuk sana tusuk sini, demi Tuhan itu sangat menyakitkan. Mungkin juga karena ini bukan hari pertama, bukan juga kedua, ini sudah menginjak tiga minggu, betul ini minggu ketiga aku sakit tipes setelah awal bulan april lalu 2 minggu aku juga terbaring lemah tak berdaya, hanya saja saat itu aku belum separah ini sehingga dirawat dirumah nampaknya masih memungkinkan.
hari pertama dan kedua aku dirawat sahabatku maisyah yang kebetulan mantan perawat di rumah sakit itu, bersyukur bukan main punya teman yang sangat mengerti mengenai kesehatan, obat-obatan, juga mengerti betul bagaimana menangani pasien, selama dua hari ia yang mengurusku, menangani obat-obatanku, makanku, hingga memandikanku, dalam hal ini dia punya asisten dadakan yang secara tidak sengaja juga beralih profesi menjadi suster selama seharian, ya dia putri yang juga sahabatku sejak kita SMA dulu. Selain itu ada mama yang setiap hari menjagaku, menginap dirumah sakit, meski agak khawatir dengan keadaan fisiknya yang setiap hari harus bulak balik rumah-rumah sakit namun aku percayakan semua padanya, yang melegakan adalah ia begitu siap sedia, membawa peralatan perangnya sejak hari pertama untuk beberapa hari kedepan menungguku di sana, karpet, kasur kecil, selimut, hingga bantal sehingga aku tidak terlalu khawatir jika ia berhari-hari harus tidur dibawah sementara aku tidur dikasur. papa yang meski setiap hari tetap bekerja, selama beberapa hari rutin datang disetiap waktu ia pulang kerja karena kebetulan posisi rumah sakit berada di antara rute kantor-rumah, tapi papa dia luar biasa, dia tiada duanya, karena tanpa dia mungkin aku tidak bisa keluar dari rumah sakit (paham lah yaa) :p
tante2, om, saudara, teman papa, teman kantor, teman kampus, teman sekolah, sampai ibu-ibu se RT mereka semua semangatku, dengan datang menjenguk, memberi sedikit banyak wejangan, hingga pulang dan mengatakan "lekas sembuh ya nissa" itu semua terasa seperti energi. Membuatku terasa lebih semangat. Doa kecil yang diucapnya satu, dua, lima, sepuluh, dua puluh, tiga puluh semakin banyak orang yang mengatakan itu, mustahil jika Allah tidak dengar, terbukti hingga aku menulis ini aku sudah bisa duduk, bisa jalan-jalan walau hanya seputaran rumah, bisa bulak balik ke kamar mandi sendiri, bisa makan sendiri (krn tdk diawasi yaa colek2 sambel dikit bisalah). genap sudah satu bulan (4 minggu) aku berada dalam ketidak berdayaanku. namun kini sekarang keadaanku sudah sangat membaik, walau belum 100% pulih. Begitu banyak janji yang aku ucapkan ketika aku sakit saat itu, ketakutanku akan sesuatu mengalahkan keyakinanku akan kebesaranNya, kini Dia telah mengabulkan doaku, meski semuanya bertahap, tinggal bagaimana aku melunasi semua janji-janjiku.
Dan kini aku yakin betul, segala suratan ini memang sengaja dituliskannya untuk menyentil seorang anak perempuan nakal yang sedang kufur nikmat, yang tidak sadar akan segala kebaikan dan keindahan yang telah diberikannya. yang sedang terbuai dengan segala kesibukan dunia.
Kini aku kembali Ya Allah, kembali mencoba masuk ke jalan setelah sekian lama berada diluar garis, kembali berusaha berjalan lurus setelah menjalani jalan yang berkelok. kembali mendekat setelah sekian lama jauh, aku kembali...
Terimakasih atas sayangMu yang begitu besar, aku kembali...
Friday, April 20, 2012
no title
http://frenceu.blogspot.com/2012/04/anissa-permatasari-rahardjo.html
http://desuslangit.blogspot.com/2011/11/anissa-permatasari.html
dua blog ini,
setiap kali membacanya
tak henti aku berkaca-kaca
walau bukan kesedihan dalam rangkaian kata
tetap saja dalam ku rasa
sesekali terkadang ku coba menerka
apa benar demikian aku adanya
ah tapi apapun maknanya
tidak pernah ada yang salah dari penilaian manusia
yang jelas ia lah mereka
mereka seperti nafas yang tak bisa lepas
mereka seperti darah yang mengalir deras
mereka bagian dari kisah yang tak dapat diulas
Semoga tali persaudaraan ini kan terus kuat terikat
semoga rasa ini tak pernah berhenti melekat
semoga waktu kan terus membawa kita semakin mendekat
Freni Trisniati Gantina
Khairizal Anwar
semoga tuhan selalu menjaga kalian
disetiap hembusan nafas dan keyakinan
semoga tuhan berikan jalan
dan segera kita dipertemukan
http://desuslangit.blogspot.com/2011/11/anissa-permatasari.html
dua blog ini,
setiap kali membacanya
tak henti aku berkaca-kaca
walau bukan kesedihan dalam rangkaian kata
tetap saja dalam ku rasa
sesekali terkadang ku coba menerka
apa benar demikian aku adanya
ah tapi apapun maknanya
tidak pernah ada yang salah dari penilaian manusia
yang jelas ia lah mereka
mereka seperti nafas yang tak bisa lepas
mereka seperti darah yang mengalir deras
mereka bagian dari kisah yang tak dapat diulas
Semoga tali persaudaraan ini kan terus kuat terikat
semoga rasa ini tak pernah berhenti melekat
semoga waktu kan terus membawa kita semakin mendekat
Freni Trisniati Gantina
Khairizal Anwar
semoga tuhan selalu menjaga kalian
disetiap hembusan nafas dan keyakinan
semoga tuhan berikan jalan
dan segera kita dipertemukan
Subscribe to:
Posts (Atom)
You can buy everything but can you buy happiness? -Deddy Corbuzier
Apologizing doesn't mean you're right or wrong, it just means you value your relationship more than your ego. -Kami Garcia ♥ ♥
praying can make you stop doing wrong, or doing wrong can stop you from praying, Choose!!! -Revrunwisdom










