Tuesday, August 23, 2011

23 Ramadhan, 1432 H

Allahumma inni a'udzubika min qalbin la yakhsyau wa min du'ain la yusmau wa nafsin la tasybau wa min ilmin la yanfau

"Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari hati yang tidak khusyuk, dari doa yang tidak didengar, dari jiwa yang tidak pernah kenyang, dan dari ilmu yang tidak bermanfaat"
(HR. Tirmidzi dan Nasa'i)

ketika itu tanggal 23 Ramadhan, 1432 H pukul 02.00 dini hari, di Masjid At-Tin TMII, di tengah-tengah i'tikafku sebelum semua jamaah bergegas mengambil wudhu untuk segera melaksanakan qiyamul lail berjamaah, sejenak ia memanggilku dan memberikan buku kecil yang bertuliskan "panduan i'tikaf" di halaman depannya.

aku tidak terlalu menanggapi serius akan hal itu, namun ia meninggalkan sebuah pesan sebelum aku berhasil menggenggam buku kecil itu. "Baca yang udah ditandain ya!". aku mengambil buku itu dan bergegas kembali masuk ke dalam masjid. sesampainya di dalam, aku buka, aku baca, dan aku pahami maknanya. tak lupa aku kaitkan isi dari Hadist tersebut dengan kehidupanku.

ya, aku mengerti. aku paham maksudnya. terimakasih begitu memperhatikanku, terimakasih atas sayang yang begitu besar. akan terus ku baca dan semoga dapat ku amalkan. Barakallah

No comments:

Post a Comment

You can buy everything but can you buy happiness? -Deddy Corbuzier
Apologizing doesn't mean you're right or wrong, it just means you value your relationship more than your ego. -Kami Garcia ♥ ♥
praying can make you stop doing wrong, or doing wrong can stop you from praying, Choose!!! -Revrunwisdom